Pedoman/SOP

Manajemen arsip merupakan sebuah perencanaan, pengimplementasian, pengawasan dan pengembangan dari arsip itu sendiri, dengan itu sebuah perusahaan harus memiliki standar kegiatan dalam pengelolaan arsip untuk menciptakan tata cara dan penyusunan arsip yang baik. Kami memberikan pelayanan  pembuaan klasifikasi arsip dan pembuatan Pedoman Pengelolaan Arsip.
Jika perusahaan telah memiliki pedoman/SOP dalam kegiatan kearsipan maka akan memiliki kebijakan dalam pengelolaan arsip yang baik dan agar memudahkan temu kembali arsip yang telah di simpan. Metode pembuatan pedoman/SOP  pengelolaan arsip dengan observasi dilapangan dan penyesuaian terhadap sistem yang sudah berjalan.
 
Keuntungan Memiliki Pedoman / SOP Kearsipan

Pengelolaan arsip aktif

Berisi tata cara dalam mengelola Arsip Aktif diperusahaan dimulai penciptaan sampai dengan proses mutasi Arsip, Tata cara agar penyimpanan arsip sesuai dengan jenis arsip dan memiliki standar penomoran sendiri sehingga tidak terjadinya perbedaan penulisan nomor atau inisialisasi dari arsip tersebut.

Pengelolaan arsip inaktif

Berisi Tata cara dalam  mengelola Arsip Inaktif diRecord Center, dan memiliki standar tata cara penyimpanan arsip di dalam record center. Akan menjadikan record center yang tersusun dengan baik berdasarkan klasifikasi arsip, dan akan mudah dalam pencarian arsip jika akan di perlukan kembali.

Penyusutan arsip

Berisi tata cara pengelolaan dalam dalam proses alih media arsip dan proses penyusutan arsip

Klasifikasi arsip

Dalam penyusunan klasifikasi arsip dapat digunakan kode klasifikasi, Kode Klasifikasi Arsip adalah simbol atau tanda pengenal suatu struktur fungsi yang digunakan untuk membantu menyusun tata letak identitas arsip.

 

 Jadwal Reetensi Arsip (JRA)

Jadwal Retensi Arsip(JRA) adalah daftar yang berisi sekurang-kurangnya jangka waktu penyimpanan atau retensi, jenis arsip, dan keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu jenis arsip yang akan dimusnahkan.